Takut akan Tuhan adalah Permulaan Pengetahuan

Bukan-kah seharusnya orang yang menerima-lah yang lebih berbahagia daripada mereka yang memberi ?



"Adalah lebih berbahagia mereka yang memberi dari pada yang menerima"

Bukan-kah seharusnya orang yang menerima-lah yang lebih berbahagia daripada mereka yang memberi ? ya, menurut kita memang seharusnya demikian, orang yang menerimalah yang lebih berbahagia dari yang memberi karena orang yang menerima pasti senang karena telah tertolong. Tetapi tidak demikian dengan Tuhan Yesus, bahwa orang yang memberi-lah yang lebih berbahagia dari yang menerima. 


Bagaimana mungkin orang yang memberi lebih berbahagia daripada mereka yang menerima ? 

Jika bagi manusia tidak mungkin namun Tuhan akan memungkinkannya. Orang yang memberi tidak akan pernah berkekurangan meskipun ia selalu memberi karena kepada si pemberi selalu ditambahkan kepadanya berkat. Itulah kelebihan orang yang memberi dari orang yang menerima. Tetapi tidak semua orang yang memberi akan memiliki kebahagian yang lebih seperti itu, hanya orang yang memberi dengan sukacita dan sukarela-lah yang akan menerimanya. 

Hal memberi tidaklah tergantung besar atau kecil yang akan diberikan, tetapi tergantung pada kerelaan hati supaya apa yang diberikan itu mendatangkan sukacita dan berkat. 

Memberi dengan sukacita dan sukarela akan membawa berkat  


Mari Kita renungkan : 

Kisah Para Rasul 20 :35


... perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."


II Korintus 9:7



Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

by tommy simatupang

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bukan-kah seharusnya orang yang menerima-lah yang lebih berbahagia daripada mereka yang memberi ?"

Post a Comment