Takut akan Tuhan adalah Permulaan Pengetahuan

Hari Minggu adalah Hari dimana Tuhan Mengundang Kita

Seorang yang sudah sangat lama ingin menemui Raja akhirnya diberikan kesempatan (undangan) untuk bertemu raja. Betapa senang dan gembiranya dia ketika mendapat undangan untuk bertemu  Raja . Hari-hari begitu lambat, begitulah perasaannya, tak sabar menunggu hari yang telah ditentukan untuk bertemu sang raja. 


Banyak hal yang ingin disampaikannya kepada raja dan tak ingin lupa, diapun menuliskannya diselembar kertas semua keluh kesah dan permohonannya kepada raja. Semua baju terbaiknya dikeluarkan dari dalam lemari, satu-persatu dicoba memilih baju yang lebih baik untuk menemui raja dan tak lupa dia menanyakan istri, anak dan tetangganya tentang baju yang akan dipakainya. Tak lupa juga sepatu terbaiknya dikeluarkannya dari rak sepatu, disemir berungkali hingga tanpak mengkilap. Senyum dan wajah bersinar selalu tampak diwajahnya. Tak dapat disembunyikan kesenangannya yang melimpah karena ingin bertemu sang raja. Hampir kepada setiap orang yang ditemuinya, dia bercerita kalau dia diundang raja untuk bertemu. 




Tibalah harinya untuk bertemu Raja. Satu jam sebelum waktunya bertemu raja, dia telah tiba di Istana. Dengan penuh sukacita dia menemui raja, penuh dengan sikap hormat dengan memberikan sesuatu yang terbaik yang dimilikinya kepada raja sebagai tanda terima kasihnya atas waktu yang diberikan raja untuk menemuinya. Diapun menyampaikan semua permohonan dan keluh kesahnya. Dan raja pun mendengarkan segala keluh kesahnya dan mengabulkan apa yang baik menurutnya.

Demikian juga dengan kita, kiranya ada sukacita ketika kita datang memenuhi undangan Tuhan sebagai Raja diatas Raja untuk datang  kebaitNya.

Mari kita renungkan :

KELUARAN 20:8-11
"Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”



Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin

by : Tommy Simatupang



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hari Minggu adalah Hari dimana Tuhan Mengundang Kita"

Post a Comment