Takut akan Tuhan adalah Permulaan Pengetahuan

TANPAMU TIADA AKU BERARTI

Ketika itu hari masih siang kira-kira pukul 11.00 Wib, Dapot masih belum juga keluar dari Tempat Kosnya. Dapot masih bingung antara pergi ke Gramedia untuk membeli buku atau pergi ke daerah Senen untuk membeli buku bekas. Rico teman satu kampus Dapot memberikan saran supaya dapot membeli buku di Gramedia saja karena harganya juga tidak terlalu jauh dengan buku bekas yang ada di Pasar Senen, berbeda dengan Dewi yang menyarankan untuk membeli buku bekas di Pasar Senen karena harga jauh lebih murah dengan catatan asal kita pintar untuk menawar saja, “aku sudah sering beli buku disana tambah Dewi yang membuat Dapot semakin terlihat bingung. Akhirnya Dapot memutuskan untuk pergi ke Pasar Senen untuk membeli buku bekas mengingat uang kiriman dari orang tuanya dikampung juga yang pas-pasan terpaksa membuat dapot harus lebih pintar untuk menawar dari pada dewi.

bersambung.........

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "TANPAMU TIADA AKU BERARTI"

Post a Comment